INOVASI TEKNOLOGI PERBANKAN DALAM ANTISIPASI CYBER CRIME

Kejahatann Cyber saat ini menjadi konsentrasi bagi dunia perbankan, maraknya penipuan yang menimpa nasabah perbankan menjadikan perbankan semakin meningkatkan upaya antisipasi tidak kejahatan perbankan. Dalam Pelatihan ini akan memberikan pelatihan / training bagaimana perbankan seharusnya bertindak dalam pencegahan cyber crime dan pembahasan kasus yang sering terjadi dalam perbankan.
Training Provider: UVI CONSULTANT JOGJAKARTA
PRICE BREAKS - The more you buy, the more you save
Quantity
10+
Price
Rp400.000
Call for pricing
This product has a minimum quantity of 5
decrease increase
Share

Perkembangan teknologi informasi itu telah memaksa pelaku usaha mengubah strategi bisnisnya dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari delivery channel pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi oleh teknologi. Dalam kaitannya dengan cybercrime, maka sudut pandangnya adalah kejahatan Internet yang menjadikan pihak bank, merchant, toko online atau nasabah sebagai korban, yang dapat terjadi karena maksud jahat seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi informasi, atau seseorang yang memanfaatkan kelengahan pihak bank, pihak merchant maupun pihak nasabah.

Perkembangan teknologi informasi itu telah memaksa pelaku usaha mengubah strategi bisnisnya dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari delivery channel pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi oleh teknologi. Dalam kaitannya dengan cybercrime, maka sudut pandangnya adalah kejahatan Internet yang menjadikan pihak bank, merchant, toko online atau nasabah sebagai korban, yang dapat terjadi karena maksud jahat seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi informasi, atau seseorang yang memanfaatkan kelengahan pihak bank, pihak merchant maupun pihak nasabah.

Write your own review
  • Only registered users can write reviews
  • Bad
  • Excellent
Filters
Sort
display